Negaratoto -- Tim keamanan nasional pada musim disebut meminta Pentagon menyediakan opsi-opsi untuk menyerang setelah sekelompok militan yang bersekutu dengan Teheran menembakkan mortir ke kompleks kedutaan AS, di Baghdad, Irak.
Menurut sumber pejabat yang masih aktif maupun tak lagi aktif, permintaan dari Dewan Keamanan Nasional yang dipimpin John Bolton itu memicu keprihatinan mendalam di antara para pejabat Pentagon dan Departemen Luar Negeri AS.
Keputusan untuk mengupayakan opsi-opsi menyerang Iran itu disebut didorong oleh insiden pada September 2018. Tiga mortir ditembakkan ke kompleks diplomatik di Baghdad. Peluru-peluru mendarat di tanah kosong dan tak seorang dilaporkan luka-luka.
Sementara, Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional (NSC) Garrett Marquis mengatakan, "Kami mengoordinasikan kebijakan dan menyediakan opsi-opsi kepada presiden untuk mengantisipasi dan merespons beragam ancaman dan itu akan berlanjut dengan 'opsi-opsi lengkap' pasca-serangan-serangan."
0 komentar:
Posting Komentar